Mitos vs Fakta Seputar Masa Kehamilan




Ditulis oleh: Insyirah Alifta

“Eh, bumil nggak boleh sering-sering jalan!”

“Kalau mau anaknya nanti lahirnya putih banyak minum air kelapa deh!”

“Biar rambut anak tebal konsumsi kacang hijau yang banyak!”

“Kamu kan lagi hamil, makannya yang banyak dong buat adek bayinya juga, kan.”

“Ibu hamil nggak boleh makan seafood!”

Teman Tumbuh yang sudah menjadi seorang ibu atau ayah, di masa kehamilan dulu seberapa sering kita mendengar ujaran nasihat atau saran dari orang-orang terdekat terkait kondisi kehamilan seperti yang dicontohkan di atas? Hm… lantas, apakah Teman Tumbuh akan menuruti semua nasihat yang diberikan atau memilih mencari tahu dulu kebenarannya? Well, well, kali ini Badiblum hadir dengan menyajikan beberapa mitos serta fakta tentang masa kehamilan. Mari kita simak! 

#1 MITOS : “Berolahraga saat sedang hamil berbahaya, sebaiknya tidak dilakukan.”

    FAKTA : Jika sebelum hamil Ibu rutin melakukan olahraga tertentu, saat hamil olahraga yang lebih ringan dibawah pengawasan ahli dapat membantu Ibu menjadi lebih energetik dan bahagia. Namun, jika sebelum hamil ibu tidak rutin berolahraga, jalan kaki dalam jarak dekat cukup membantu ibu tetap aktif dan energetik, lho. Jadi bukan berarti ibu tidak bisa tetap aktif, ya. Silakan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter kandungan.

#2 MITOS : Jangan makan ini dan itu, nanti alergi!”

    FAKTA : Ibu hamil dapat mengonsumsi makanan yang biasanya diasosiasikan dengan alergi seperti kacang dan susu, selama ibu tidak memiliki alergi dengan makanan tersebut. Meski begitu, ibu hamil perlu menghindari beberapa makanan seperti daging atau makanan laut mentah, beberapa jenis keju, dan sebagainya. Sebaiknya, tanyakan informasi lengkapnya pada tenaga kesehatan ahli ya!

#3 MITOS : “Saat hamil, hindari kontak dengan kucing yaa!”

    FAKTA : Banyak ibu hamil menghindari kontak dengan kucing selama masa kehamilan karena mendengar bahwa kucing dapat menyebabkan infeksi. Well, kotoran kucing memang berpotensi membawa toxoplasmosis, penyakit berbahaya. Karenanya, ibu hamil harus menggunakan sarung tangan saat mengganti pasir untuk kotoran kucing. Akan lebih baik jika dilakukan oleh orang lain. Selama ibu melakukan ini, ibu hamil tidak perlu menghindari interaksi dengan kucing kesayangan!

#4 MITOS : “Ibu hamil harus makan banyak karena makannya untuk berdua : ibu dan anak!”

    FAKTA : Sebenarnya, tidak ada penjelasan saintifik tentang ini. Nutrisi pada makanan yang dikonsumsi ibu memang harus meningkat, namun tetap saja makan dengan porsi terlalu banyak beresiko pada kesehatan ibu dan bayi terutama jika makanan yang dikonsumsi mengandung empty calories seperti kue, biskuit, donat, minuman yang mengandung soda, dan lain lain. Karenanya, lebih baik konsumsi makanan tinggi nutrisi dengan porsi cukup sesuai anjuran dokter, ya!

#5 MITOS : “Nggak perlu konsumsi vitamin atau suplemen, ah. Makan saja yang bergizi.”

    FAKTA : Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi meningkat 3 kali lipat terutama untuk mineral dan vitamin tertentu. Pada kebanyakan kasus, makanan saja tidak cukup, lho Teman Tumbuh. Karenanya, tambahan nutrisi  dan suplemen eksternal tentu dibutuhkan dan dianjurkan.

Nah, Teman Tumbuh itu dia beberapa mitos dan fakta yang sering kita dengar di masa kehamilan. Apakah beberapa mitos terdengar tidak asing dan pernah didengar? Semoga fakta yang diberikan bisa membantu, ya. Konsultasi lebih lanjut dengan para ahli dan tenaga kesehatan (dokter kandungan, bidan, apoteker) sangat dianjurkan, agar informasi yang didapatkan benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi ibu hamil ☺

Jangan lewatkan artikel dan unggahan menarik lainnya dari Badiblum. Sampai jumpa minggu depan!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post