Fakta Seputar Si Anak Tengah




Ditulis Oleh: Insyirah Alifta

“The thing about being the middle child is that you’re compared to the older child but you have to be an example for the younger one too. It seems that nothing you do is good enough”

Adakah di antara Teman Tumbuh yang merasa bisa relate dengan kutipan di atas? Para anak tengah? Bagaimana rasanya menjadi kakak dari para adik sekaligus adik dari para kakak? Berusaha mengejar pencapaian-pencapaian kakak serta tetap menjadi teladan yang baik untuk adik? Kadang harus mengalah karena kakak atau adik ‘lebih membutuhkan’ sokongan sehingga kamu harus mengusahakan keinginanmu sendirian?

Tahukah teman tumbuh bahwa meski dibuat identik dengan istilah ‘anak yang dilupakan’, sebenarnya ada banyak hal yang spesial bagi para anak tengah? Seperti International Middle Child Union atau persatuan anak tengah internasional, hingga adanya Middle Child Day yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus sebagai bentuk pengakuan akan para anak tengah dalam keluarga! Tidak sampai di situ, seorang professor Psikologi di University of Redlands bahkan pernah menuliskan buku khusus seputar para anak tengah!

Nah, dalam artikel ini Badiblum akan menyajikan berbagai fakta terkait anak tengah berdasarkan buku The Secret Power of Middle Children: How Middleborns Can Harness Their Unexpected and Remarkable Abilities yang ditulis oleh Catherine Salmon, PhD dan Katherine Schumann tadi. Penasaran? Ini dia beberapa faktanya :

  1. Si Negosiator Ulung

Para anak tengah sering kesulitan mendapatkan apa yang mereka mau sehingga mereka harus cerdik dan persuasif agar bisa memanipulasi keadaan dan dengan siapa ia berkepentingan. Mereka juga lebih terbuka pada kompromi dan lebih mampu bersabar.. Fakta ini didukung oleh penelitian dari Dr. Jason Kaufman dan Daniel Eckstein di tahun 2012 yang menunjukkan bahwa kemampuan negosiasi anak tengah didapatkan dari seringnya mereka menjadi mediator bagi kakak dan adiknya serta adanya tuntutan tidak langsung bagi mereka untuk memberikan argumen dengan baik agar didengarkan.

  1.  Lebih Dekat dengan Kakak dan Adik dibanding Ibu dan Ayah

Berdasarkan studi yang dilakukan, Catherine Salmon menemukan bahwa anak sulung dan bungsu lebih memilih meminta bantuan pada orang tuanya saat kesulitan, sedangkan anak tengah lebih memilih kakak atau adiknya sebagai penolong saat membutuhkan bantuan. Ini mungkin terjadi karena orang tua menghabiskan waktu yang lebih sedikit dengan para anak tengah.

  1.  Teman dan Pasangan yang Setia

Dalam survey yang dilakukan dan dituliskan dalam buku The Secret Power of Middle Children, diungkapkan bahwa 80% dari para anak tengah mengaku belum pernah berselingkuh dari pasangannya. Persentase ini lebih tinggi dibandingkan pengakuan para anak pertama dan anak terakhir. Penelitian lain terkait kepuasan dan kebahagiaan pernikahan juga menemukan bahwa anak tengah dan pasangannya memiliki skor kebahagiaan yang tinggi. Ini mungkin terjadi karena anak tengah merupakan team player yang baik, mampu berkompromi, dan tidak menyukai konflik.

Dr. Catherine Salmon juga mengungkapkan bahwa anak tengah menganggap teman-temannya sebagai resource dan tempat ia lebih nyaman bercerita sehingga mereka setia pada teman-temannya.

  1.  Middle Child Syndrome adalah Mitos

Stereotipe bahwa anak tengah menyimpan dendam karena mereka tidak memperoleh perhatian sebesar yang didapatkan kakak atau adiknya ternyata adalah mitos, lho. Dalam buku the secret power of middle children, disebutkan bahwa walaupun anak tengah merasa dikucilkan dalam keluarganya, biasanya mereka tidak akan marah atau dendam dalam waktu yang lama. Sehingga agak berlebihan jika kemudian ini disebut sebagai syndrome. Meskipun perasaan diabaikan atau dilupakan itu ada, para anak tengah akan membangun pemahaman yang lebih baik seiring berjalannya waktu dan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan dinamika dalam keluarganya sendiri.

Poin ini agaknya dekat dengan cerita yang sebelumnya dibagikan salah seorang Teman Tumbuh tentang anak tengah, ya? Masih ingat? Jika Teman Tumbuh belum membaca atau ingin membacanya lagi silakan klik di sini. 

  1.  Si Sukses di bidangnya

Meskipun banyak penelitian menyebutkan bahwa anak pertama memiliki skor kecerdasan yang lebih tinggi dibanding adik-adiknya, bukan berarti para anak tengah dan anak bungsu merupakan ‘produk gagal’, ya. Fakta menarik : 52% dari presiden Amerika adalah para anak tengah! Bill Gates, Julia Roberts, Martin Luther King, Jr., dan Nelson Mandela juga merupakan para anak tengah yang sukses besar di bidang mereka masing-masing. Schumann menyebutkan bahwa kecenderungan anak tengah untuk lebih independen, kreatif, dan berani mengambil resiko membawa mereka pada jalan kesuksesan di bidang yang mereka sukai. Ditambah kemampuan negosiasi yang baik dan setia kawan, semuanya merupakan kualitas yang dibutuhkan untuk sukses, kan?

Nah Teman Tumbuh, itulah beberapa fakta menarik tentang para anak tengah! Bagaimana? Adakah fakta yang sesuai dengan kamu sebagai anak tengah atau siapapun anak tengah dalam keluargamu? Minggu depan, mari kita intip daftar karakter anak tengah yang terkenal di TV atau Film beserta kualitas anak tengah dalam diri mereka. Jangan sampai kelewatan, ya! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post