Fakta Seputar Anak Bungsu




Ditulis oleh: Insyirah Alifta

“The oldest child is the one who made the rules, the middle child is the reason they had rules, and the youngest child, well… those rules does not applied to them.”

            Para anak bungsu ayo acungkan tanganmu! Ada berapa jumlah kakak yang kamu punya? Satu? Dua? Lebih banyak lagi? Bagaimana mereka memanggilmu? Si Adek? Dedek? Si bontot? Atau adakah panggilan sayang yang khusus dibuatkan untukmu dan masih digunakan sampai sekarang?

Oh, bagaimana rasanya menjadi yang paling muda dalam keluarga? Apakah benar bahwa menjadi anak bungsu adalah sebuah posisi yang paling menyenangkan di rumah? Dengan Ayah, Ibu, dan para kakak memenuhi apapun permintaanmu? Dengan nenek dan kakek selalu memberimu perhatian lebih? Bagaimana dengan bagian yang tidak mengenakkan, apakah ada bagian yang kurang kamu sukai dari menjadi ‘si adek’?

Well, kali ini Badiblum hadir dengan fakta menarik seputar para anak bungsu! Fakta-fakta ini diambil dari berbagai penelitian terkait siblings order. Penasaran? Mari kita simak!

  1. Si Supel

Berdasarkan penelitian Sulloway, para anak bungsu biasanya lebih mudah bersosialisasi dibanding kakak-kakaknya. Lahir sebagai yang termuda dalam keluarga menuntut si bungsu menyesuaikan dan menemukan posisinya di antara saudara-saudaranya, ini secara tidak langsung membentuk kemampuan mereka dalam mengendalikan situasi dan orang-orang di sekitarnya (manipulative). Kemampuan ini tidak hanya digunakan dalam keluarga namun juga di luar, dalam kehidupan sosial mereka. Penelitian lain bahkan menyebutkan bahwa para anak bungsu memiliki bakat entrepreneur yang baik lho, Teman tumbuh.

2. Si Humoris

Sebuah studi di Inggris (YouGov) yang dilakukan pada tahun 2015 dengan mewawancarai 1783 orang dewasa yang memiliki saudara menemukan para anak bungsu melaporkan bahwa mereka lebih humoris dan spontan dibanding kakak-kakaknya. Richard Wiseman, seorang Psikolog asal Inggris menjelaskan bahwa ini mungkin terjadi karena para anak bungsu merasa harus bersaing dengan kakak-kakaknya untuk memperoleh perhatian para anggota keluarga (terutama orangtuanya), dan humor adalah salah satu trik yang mereka gunakan.

3. The Creative/Rebellious One

Para anak pertama mungkin memiliki skor intelegensi yang sedikit lebih tinggi, para anak tengah mungkin memiliki kecerdasan emosi yang lebih baik, namun para anak bungsu, mereka adalah yang kreatif dan tidak suka mengikuti aturan mainstream.

Menurut Sulloway, pada kasus anak bungsu, alih-alih mengikuti jejak kakaknya dengan menjadi ‘bertanggung jawab’ dan ‘patuh pada aturan’ para anak bungsu ingin mengambil jalur kesuksesan lain yang mungkin tidak pernah diambil atau bahkan terpikirkan oleh orang-orang dalam keluarganya. Itulah mengapa mereka biasanya memiiliki minat yang berbeda dibanding kakak-kakaknya, minat yang biasanya lebih mengarah pada bidang kreatif. Bidang yang membutuhkan ide-ide dan mengizinkan mereka menggunakan imajinasi serta kreatifitasnya.

4. Si Santai dan Relax

Survey urutan kelahiran dari YouGov memperoleh data bahwa para anak bungsu cenderung melaporkan dirinya sebagai tipe yang relax, santai. Kevin Leman, seorang psikolog sekaligus penulis buku The Birth Order Book mengemukakan bahwa ini dimungkinkan terjadi karena seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya jumlah anak, para orang tua cenderung lebih santai dan tidak ketat dengan aturan-aturan mereka. Dan meski ini bisa menjadi salah satu hal positif, santai dan relax yang berlebihan dapat mengarah pada kecenderungan para anak bungsu menunda-nunda pekerjaannya (procrastinator). Bisa dibayangkan jika si anak juga terbiasa memperoleh apa yang ia mau atau dibantu oleh keluarganya dalam menyelesaikan sesuatu!  Wah, apakah ini berlaku padamu atau anak termuda dalam keluargamu juga teman tumbuh?

5. The Adventurer/The Explorer

Kecenderungan untuk tidak mengikuti aturan dan ingin memilih jalur yang berbeda dari kakak-kakaknya menjadikan anak bungsu senang berpetualang. Menurut Frank Sulloway, dorongan ‘menjadi berbeda’ ini menjadikan mereka selalu membuka kesempatan untuk mencoba hal-hal baru, bahkan hal yang tidak biasa. Entah itu bidang/jurusan yang berbeda dan belum pernah didengar para anggota keluarganya, hobi yang tidak biasa dan/atau bahkan beresiko membahayakan dirinya, atau kesukaan mereka untuk bepergian dan tidak settle di satu tempat saja.

Nah Teman Tumbuh, itu dia lima fakta menarik tentang para anak bungsu! Bagaimana? Adakah fakta yang sesuai denganmu sebagai anak bungsu atau siapapun anak bungsu dalam keluargamu? Well, masih dalam edisi anak bungsu Badiblum akan hadir dengan sesuatu yang baru minggu depan. Apa ya, itu? Jangan lewatkan artikel berikutnya, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post